tirani membisu...
Membungkam hidup yang seakan menjelma
Kurasakan gejolak bintang malam ini
Yang membunuhku lewat alunan hujan
Tirani melusuhkan jiwaku
Membakar lalu memadamkan pacuan nadiku
Dan tirani tetap membisu...
Meraba arti, menggugah fatamorgana
Dalam sentuhan kepingan senja memudar
Mengobrak-abrik tiap-tiap lencana
Tiba-tiba aku memandang bidadari itu dibalik tirai murka
Tengah mengepak-ngepakkan sayap hitam
Mengaung, gema tak berirama
Ia jelmaan dari langit mendung
Mata hitamnya membara
Seakan ingin berbicara,
"AKULAH NAFAS HIDUPMU!"
Lantang dan tajam menatap dunia
Entah aku tak tahu
Namun aku melihat tirani membisu, setengah sosok diriku yang ada pada dirinya...
Membungkam hidup yang seakan menjelma
Kurasakan gejolak bintang malam ini
Yang membunuhku lewat alunan hujan
Tirani melusuhkan jiwaku
Membakar lalu memadamkan pacuan nadiku
Dan tirani tetap membisu...
Meraba arti, menggugah fatamorgana
Dalam sentuhan kepingan senja memudar
Mengobrak-abrik tiap-tiap lencana
Tiba-tiba aku memandang bidadari itu dibalik tirai murka
Tengah mengepak-ngepakkan sayap hitam
Mengaung, gema tak berirama
Ia jelmaan dari langit mendung
Mata hitamnya membara
Seakan ingin berbicara,
"AKULAH NAFAS HIDUPMU!"
Lantang dan tajam menatap dunia
Entah aku tak tahu
Namun aku melihat tirani membisu, setengah sosok diriku yang ada pada dirinya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar