Rabu, 12 Juni 2013

BERIKAN AKU JUDUL UNTUK BERCERITA

cerita ini kutulis sesaat ketika menatap mata berbinarmu 
Dan mulai kurangkum sebuah kisah sephia 
Semua adalah bentuk keputusasaanku 
Semua terlebur dan menyatu bersama angin 
Rupanya kau lebih memilih mengumpat, dan tersenyum 
Dibalik rasa sakit, menyusup ke labirin senja 
Lalu fajarmu menyapaku 
Berkata, 
"hai, bagaimana kabarmu?" 
Dan aku lebih memilih diam 
Diam ditengah teriakan 
Diam ketika aku berbicara lantang 
Diam ketika aku berusaha menjawab, 
"aku baik-baik saja" 

Kurasa aku tak melampaui batas 
Aku cukup kuat menghadapi terjanganmu 

Teruntuk: Sahabatku yang tengah bersembunyi dibalik tirai hitam 
Tertanda, mantan sahabatmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar